Senin, 30 Oktober 2017

Praktikum Persilangan Monohibrid dan Dihibrid

Pendahuluan
Beberapa kali eksprimen penyilangan kacang polong (Pisum sativum) secara galur murni, Gregor Mendel selalu memperoleh hasil yang bervariasi dengan angka-angka perbandingan fenotip tertentu. Dari hasil eksperimen tersebut Mendel menyusun hipotesis yang antara lain menyatakan  bahwa tiap sifat organisme dikendalikan oleh sepasang faktor keturunan (gen), satu berasal dari induk jantan, satu lagi berasal dari induk betina.

Melalui kegiatan ini Anda diharapkan  dapat mengembangkan ketrampilan, mengamati, menginterpretasikan, dan menyimpulkan hasil pengamatan.

Tujuan
Setelah melakukan kegiatan ini, Anda diharapkan dapat:
1.     Menentukan angka-angka perbandingan fenotip pada monohibrid dan dihibrid;
2.     Membuat diagram persilangan pada monohibrid dan dihibrid; dan
3.     Menyimpulkan  hasil persilangan monohibrid dan  dihibrid.

Alat dan bahan
1.      Kancing genetika (model gen) warna merah , 100 butir.
2.      Kancing genetika (model gen) warna putih , 100 butir.
3.      Kancing genetika (model gen) warna hitam , 100 butir.
4.      Kancing genetika (model gen) warna kuning , 100 butir.

5.      Wadah 3 buah

Cara kerja
1.      Persilangan Monohibrid
a.       Sediakan model gen warna merah dan putih masing-masing 100  butir. Model gen warna merah  diberi kode M, dan model gen warna putih diberi kode m. Selanjutnya model gen warna merah (M) dipasang-pasangkan dengan model gen warna putih (m), sehingga diperoleh model individu bergenotip Mm sebanyak 100 buah.
b.      Tandai wadah A sebagai induk jantan dan wadah B sebagai induk betina. Masukkanlah ke dalam wadah A dan B masing-masing 50 buah Mm. Kemudian setiap genotip Mm dipisahkan lagi sehingga diperoleh model gamet M 50 butir, dan model gamet m 50 butir. Akhirnya dalam masing-masing wadah A dan B terdapat 50 butir gamet M dan 50 gamet m.

c.       Kocoklah wadah A dan B itu sehingga isinya tercampur aduk dengan benar.
d.      Dengan mata tertutup, ambillah secara acak serentak model gamet wadah A dan wadah B masing-masing sebutir berulangkali semapai habis.
e.       Amatilah model gamet yang terambil, kemudian catatlah kode rangkaian model gamet itu dalam tabel hasil pengamatan.
Hasil pengamatan
No
Macam pasangan
Genotip tabulasi/ijiran
Jumlah
1
Merah – merah 
MM

2
Merah – putih
Mm

3
Putih – putih
mm

 Catatan : Jika dalam kegiatan ini diperoleh angka perbandingan yang tidak merupakan bilangan bulat, maka bulatkan ke angka yang paling mendekati. 

Pertanyaan

a.    Bagaimanakah perbandingan genotip pada persilangan monohibrid dari hasil kegiatan Anda?
b.   Bagaimanakah perbandingan fenotip pada persilangan monohibrid, jika sifat merah (M) dominan terhadap sifat putih (m) dari hasil kegiatan Anda? 
c.   Bagaimanakah perbandingan fenotip pada persilangan monohybrid tersebut, jika terjadi peristiwa intemedier?
d.   Buatlah diagram persilangan pada monohibrid tersebut, jika individuindividu itu bergenotip MM dan mm mulai F1 hingga F ( gen M dominan terhadap gen m). Bagaimana perbandingan fenotip F1 dan F2 -nya?
e.  Apa yang dapat disimpulkan dari persilangan monohibrid tersebut di atas? Jelaskan!

2. Persilangan Dihibrid
Pakai kancing genetika
a.    Masukkan ke dalam wadah A dan B, masing-masing 50 butir model gen warna merah. 50 butir model gen warna putih, 50 butir model gen warna hitam, dan 50 butir model gen warna kuning. Model gen warna merah (M) untuk sifat bungan warna merah. Model gen warna putih (m) untuk sifat bunga warna putih. Model gen warna hitam (B) untuk sifat nuah besar. Model gen warna kuning (b) untuk sifat buah kecil.
b.    Tandai wadah A sebagai induk jantan, dan wadah B sebagai induk betina.
c.   Dalam masing-masing wadah A dan B, gabung-gabungkanlah model gen M dan B, sehingga menjadi model gamet MB sebanyak 25 buah, gen M dan b, sehingga menjadi gamet Mb sebanyak 25 buah, gen m dan B, sehingga menjadi mB sebanyak 25 buah, dan akhirnya gen m dan b, sehingga menjadi gamet mb sebanyak 25 buah
d.    Kocoklah wadah A dan B itu hingga isinya tercampur aduk benar.
e.    Dengan mata tertutup, ambillah secara serentak model gamet dari wadah  A dan wadah B masing-masing sebuah berulangkali sampai habis.
f.    Isilah tabel di bawah ini sebagai hasil kegiatan.
No
Macam Pasangan
Genotip
Fenotip
Tabulasi
Jumlah
1
Merah-merah, 
Hitam-hitam
MMBB
Bunga merah buah besar


2
Merah-merah,
Hitam kuning
MMBb
Bunga merah buah besar

3
Merah-merah,
Kuning-kuning
MMbb
Bunga merah buah kecil

4
Merah-putih,
Hitam-hitam
MmBB
Bunga merah buah besar

5
Merah-putih,
Hitam-kuning
MmBb
Bunga merah buah besar

6
Merah-putih,
Kuning-kuning
Mmbb
Bunga merah buah kecil

7
Putih-putih,
Hitam-hitam
mmBB
Bunga putih buah besar

8
Putih-putih.
Hitam-kuning
mmBb
Bunga putih buah besar

9
Putih-putih,
Kuning-kuning
mmbb
Bunga putih buah kecil



Pertanyaan
1.      Bagaimanakah perbandingan genotip pada persilangan  dihibrid dari hasil kegiatan Anda?
1.      Bagaimanakah perbandingan fenotifnya pada persilangan dihibrid, jika sifat merah (M) dominan terhadap sifat putih (m), dan sifat besar (B) dominan terhadap sifat kecil (b) dari hasil kegiatan Anda? 
Buatlah diagram persilangan pada dihibrid tersebut jika individu-individu itu bergenotip MMBB dan mmbb mulai F1 hingga F2 (gen M dominan terhadap gen m, gen B dominan terhadap gen b. Bagaimanakah perbandingan fenotif  F1 dan f2-nya?

 Apa yang dapat disimpulkan dari persilangan dihibrid tersebut di atas? Jelaskan!







Sabtu, 23 September 2017

BAHAN UTS GANJIL BIOLOGI 2017 - 2018

Kelas X
  1. Ciri-ciri biologi sebagai ilmu pengetahuan.
  2. Tingkat organisasi kehidupan
  3. Tahapan-tahapan metode ilmiah
  4. Cabang-cabang biologi
  5. Variabel percobaan
  6. 3 cara sistem klasifikasi
  7. Membuat kunci dikotomi dan kunci determinasi
  8. Tata nama ganda
  9. Urutan takson
  10. 5 kingdom
  11. 3 tingkat Keanekaragaman hayati
  12. Indonesia terletak pada 2 zona biogeografi
  13. Cara pelestarian keanekaragaman hayati

Kelas XI

  1. Fungsi organel sel
  2. Macam-macam jenis transportasi zat melalui membran sel
  3. Tahapan sintesis protein
  4. Fase-fase pembelahan sel mitosis
  5. Jaringan tumbuhan
  6. Kambium vaskuler
  7. Jaringan epitel
  8. Jaringan ikat
  9. Jaringan otot
Kelas XII
  1. Definisi pertumbuhan dan perkembangan
  2. Bagian-bagian daerah pertumbuhan akar
  3. Perkecambahan epigeal dan hipogeal
  4. Pertumbuhan kambium vaskuler
  5. Macam-macam hormon dan fungsinya
  6. Pengaruh eksternal tumbuhan
  7. Kerja enzim 
  8. faktor-faktor yang mempengaruhi enzim
  9. Tahapan respirasi aerob
  10. Proses fermentasi
  11. Katabolisme lemak
  12. Tahap fotosintesis
  13. Siklus Calvin

Selasa, 20 Juni 2017

PANCA INDRA DAN HUKUM SYARIAH

Kita diberi mata. Kita membutuhkannya. Kita menikmati keberadaan mata untuk melihat berbagai ragam warna, keindahan alam semesta, dan memandang orang-orang yang kita cintai.
Kita diberi telinga. Kita membutuhkannya. Kita menikmati keberadaan telinga untuk mendengar nada-nada music yang indah, alunan syahdu bacaan al-Qur’an, dan mengenal suara orang-orang yang kita sayangi, bahkan telinga untuk keseimbangan tubuh kita sehingga kita dapat melangkah dan berlari dengan stabil.
Kita diberi hidung. Kita membutuhkannya. Kita menikmati keberadaan hidung untuk menghirup oksigen penopang hidup kita, menghirup aroma wewangian bunga-bunga, dan menilai sedapnya masakan dari aromanya.
Kita diberi kulit tubuh. Kita membutuhkannya. Kita menikmati permukaan kulit untuk merasakan segarnya air saat cuaca panas, hangatnya selimut saat suasana dingin, rasa keakraban saat bersalaman, dan kenyamanan saat memeluk anak-anak kita.
Kita diberi lidah. Kita membutuhkannya. Kita menikmati lidah saat makan makanan kesukaan, mengunyah kue-kue manis, melahap makanan pedas, dan segarnya es buah.
Semua panca indera itu diberikan Allah swt. pada kita sebagai bentuk rasa sayang-Nya dan wujud kehebatan-Nya. Tidak ada siapapun yang mampu membuat semisal atau memperbaiki panca indera yang bermasalah, kecuali Allah swt. Betapa semua mahluk hidup sangat membutuhkan dan menikmati keberadaan panca indera tersebut.

Menikmati Hukum Syariah
Semua ciptaan Allah swt. sangat dibutuhkan dan dinikmati oleh mahluk hidup pada umumnya dan manusia secara khusus. Kita kebanyakan memahami ciptaan Allah swt. hanya berupa kauniyah (alam semesta). Kita lupa bahwa Allah swt. juga melengkapi ciptaan-Nya dengan peraturan, baik peraturan untuk benda mati maupun mahluk hidup. Tujuannya secara pasti untuk keseimbangan dan keteraturan.
Peraturan untuk benda mati sudah otomatis dijalankan, seperti peredaran benda-benda langit, silih berganti siang dan malam dengan ketepatan waktu, degup jantung yang teratur memompa darah, ginjal yang setia membuang sampah tubuh berupa urin, otak yang terus menerus mengkoordinasi kerja organ tubuh, tanaman yang aktif mengasilkan buah-buahan, hewan ternak yang sangat cepat berkembangbiak, dan lain-lain. Semua mengikuti aturan yang diberikan Sang Pencipta. Tidak ada yang melanggar aturan tersebut, kecuali peran tangan manusia yang merusaknya.
Bagaimana dengan aturan untuk aktivitas manusia? Ternyata peraturan dari Allah swt. untuk kehidupan manusia tidak otomatis dijalankan. Manusia dengan akalnya masih menimbang-nimbang untuk taat atau tidak. Akhirnya ada sebagian yang taat, ada sebagian yang masih ragu, dan ada sebagian yang menolak. Jadi tidak aneh Allah swt. menuntun di awal-awal al-Qur’an:
“Inilah kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa”. (Q.S. Al Baqoroh ayat 2)
Kita diminta untuk tidak ragu dengan al-Qur’an yang benar-benar berasal dari Allah swt. dan tidak ragu untuk mentaati atau melaksanakan isi kitab tersebut. Jika kita sudah dapat membuktikan ciptaan Allah swt. yang berupa panca indera sangat dibutuhkan dan dinikmati, maka tidak selayaknya kita ragu dengan ciptaan Allah swt. yang berupa peraturan hidup atau hukum syariah. Hukum syariah dapat dipastikan juga sangat dibutuhkan dan dinikmati oleh manusia. Bedanya, panca indera sudah melekat di tubuh kita sehingga dapat langsung dinikmati, sedangkan hukum syariah harus dipelajari terlebih dahulu, baru kemudian diterapkan dalam kehidupan. Tapi keduanya sama-sama ciptaan Allah swt. Yang Maha Hebat dan Maha Penyayang, sangat dibutuhkan kita dan pastinya sangat dinikmati keberadaannya. Bagi orang-orang yang sudah mencoba menerapkan hukum syariah dengan ikhlas dan kesungguhan, akan merasakan manfaat nyata hukum syariah, sehingga akan memunculkan rasa kebutuhan dan nikmat ketentramannya, karena hukum syariat mampu menyelesaikan secara tuntas semua persoalan hidup manusia.

Kesempurnaan Nikmat Hukum Syariah
Kesempurnaan penca indera dapat dinikmati secara utuh apabila kita memilikinya lengkap, tidak kurang satupun. Demikian pula hukum syariat, jika hanya sebagian yang kita amalkan, maka ada sisi buruk yang dapat dirasakan. Untuk menghilangkan sisi buruk tersebut dengan cara mengambil secara utuh seluruh hukum syariah Islam dalam seluruh aspek kehidupan, tanpa kecuali. Hal ini sering disebut dengan Islam kaffah. Sejarah telah membuktikan bahwa penerapan hukum syariah secara utuh mampu membawa masyarakat pada ketentraman, lemakmuran, keamanan, dan kebahagiaan hidup yang sempurna. Pada masa rasul Muhammad saw. menerapkan sayriah secara utuh, ada seorang tabib yang kehilangan semua pasiennya dibanding sebelum masa Rasul, karena semua orang tentram dan sehat dengan penerapan syariah secara utuh. Pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz, ada kesulitan mencari orang yang berhak mendapat zakat, karena semua orang sejahtera dengan penerapan syariah secara utuh. Demikian pula masa khalifah-khalifah yang lain, didapati fakta kebahagiaan dan  kenikmatan hidup yang sempurna karena penerapan syariah yang utuh.

Masihkah kita ragu untuk menerapkan syariah Allah swt. secara utuh? Jika keraguan masih tetap ada, maka kesulitan hidup dengan berbagai problem yang tidak tuntas-tuntas tetap selalu ada. Sebaliknya, jika kita merelakan hidup kita diatur oleh Sang Pencipta, maka manisnya hidup akan dirasakan oleh semua penduduk bumi. Selain itu, ada bonus lain yang akan diberikan oleh Allah swt. apabila kita menerapkan hukum syariah secara utuh dengan ketaatan dan keikhlasan, yakni janji Allah swt. untuk memasukkan kita pada surga-Nya. 

Minggu, 21 Mei 2017

LATIHAN UKK 2017

KELAS X
1.      Sebutkan dan jelaskan ciri-ciri Protista, pembagian kelas Protozoa, dan dasar pengelompokkan ganggang!
2.      Sebutkan pembagian divisi jamur dengan ciri-cirinya, contohnya, dan penyakit yang ditimbulkannya.
3.      Sebutkan ciri-ciri tumbuhan lumut, paku gymnospermae, dan angiospermae (monokotil, dikotil), serta jelaskan skema daur hidup paku.
4.      Sebutkan filum-filum dari animalia, pembagian kelas dan contohnya.
5.      Jelaskan tingkat organisasi dalam ekosistem, rantai makanan, proses suksesi, dan daur nitrogen.

6.      Jelaskan penyebab pencemaran air, udara, dan cara mengatasinya.

KELAS XI
1.      Jelaskan alat-alat pernapasan, pernapasan dada, pernapasan perut, dan pembagian kapasitas/volume pernapasan.
2.      Jelaskan nefron, proses pembentukan urin, saluran urin, pembentuk warna urin, penyakit diabetes, alat ekskresi kulit, dan ekskresi serangga.
3.      Jelaskan sistem saraf pusat, sarat sensorik-motorik, dan gerak refleks.
4.      Jelaskan bagian mata yang berkaitan dengan saraf, cacat mata, organ keseimbangan dan pembuluh Eustachius pada telinga.
5.      Jelaskan alat reproduksi laki-laki dan perempuan, dengan fungsinya, spermatogenesis, oogenesis, siklus menstruasi, proses kelahiran, dan hormon-hormonnya.
6.      Jelaskan pertahanan tubuh nonspesifik, antibodi dengan sel B dan sel T-nya, perolehan kekebalan aktif dan pasif.
  

Senin, 06 Maret 2017

PERSIAPAN UTS GENAP 2017

Kelas XI
1.      Sistem Pernapasan
·         Alat-alat pernapasan pada manusia
·         Meksnisme pernapasan dada
·         Volume pernapasan
·         Gangguan/penyakit pada system pernapasan
·         Fungsi kantung udara pada burung
2.      Sistem Ekskresi
·         Proses pembentukan urin
·         Fungsi bagian-bagian nefron
·         Zat yang terkandung dalam urin
·         Saluran urin
·         Gangguan pada proses pembentukan urin
·         Organ ekskresi belalang
3.      Sistem koordinasi
·         Cakupan system koordinasi
·         Bagian-bagian nefron
·         Jenis-jenis saraf
·         Zat penghantar impuls dari sinapsis ke dendrit neuron berikutnya
·         Bagian otak besar sebagai pusat penglihatan
·         Termasuk system saraf pusat
·         Proses penghantaran impuls
·         Organ tubuh saraf simpatetik dan parasimpatetik
·         Hormone yang dihasilkan kelenjar hipofisis
·         Fungsi pupil
·         Fungsi adrenalin
·         Penyebab gigantisme (pertumbuhan yang berlebihan
·         Perjalanan rangsang suara hingga dapat terdengar
·         4 ujung saraf pada kulit dan fungsinya
·         Macam-macam kelenjar dan jenis hormone yang dihasilkannya.

Kelas X
1.      Kingdom Protista
·         Perbedaan Protista dengan bakteri
·         4 filum Protozoa, alat gerak dan contoh spesiesnya
·         Spesies Protista yang bersifat fotoautotrof dan heterotrof bersamaan.
·         3 filum Protista mirip tumbuhan, pigmen dan manfaatnya
2.      Kingdom Jamur
·         Ciri-ciri jamur
·         4 divisi jamur, ciri-cirinya dan contoh spesiesnya (jamur tempe, kecap, ragi tape, antibiotic, jamur merang, jamur kuping)
3.      Kingdom Plantae/Tumbuhan
·         Ciri-ciri lumut
·         Skema metagenesis lumut
·         Fase dominan lumut
·         Klasifikasi lumut dan contoh spesiesnya
·         Ciri-ciri tumbuhan paku
·         Skema metagenesis paku
·         Jenis spora tumbuhan paku
·         Sebutan daun paku penghasil spora
·         Manfaat tumbuhan paku
·         Ciri-ciri gymnospermae
·         Klasifikasi gymnospermae dan contohnya

·         Perbedaan tumbuhan dikotil dan monokotil

Kamis, 02 Maret 2017

KISI-KISI PRA-USBN 2017


1.       ciri khas salah satu golongan jamur
2.       ciri-ciri ekosistem hutan gugur
3.       menentukan Protista anggota kelas Cilliata
4.       menunjukkan gambar hewan yang termasuk keanekaragaman tingkat spesies
5.       komponen mana yang menerima aliran energi paling rendah
6.       menentukan perbedaan proses yang terjadi pada 2 bagian yang ditunjuk pada siklus nitrogen
7.       dampak kepunahan suatu organisme pada salah satu tingkat trofik pada skema jarring-jaring makanan
8.       menganalisis kegiatan lingkungan yang dapat menyebabkan pencemaran tanah dan air
9.       menentukan penyebab, akibat dan cara penanggulangannya dari fenomena perubahan lingkungan suatu wilayah tertentu (soal uraian)
10.   menjelaskan fungsi dari salah satu organel sel yang ditunjuk pada gambar yang disajikan
11.   menganalisa mekanisme transport lewat membrane
12.   menjelaskan macam jaringan dan fungsinya setelah disajikan gambar tentang struktur jaringan tumbuhan.
13.   Menjelaskan macam jaringan dan fungsinya setelah disajikan gambar tentang struktur jaringan pada manusia
14.   Menyebutkan macam gerak otot
15.   Menentukan fungsi dari bagian yang ditunjuk pada mekanisme pembekuan darah
16.   Menentukan fungsi dari organ pencernaan yang ditunjuk yang ditunjuk
17.   Menganalisis penyakit yang diderita oleh salah satu sampel hasil urin
18.   Menentukan bagian nefron, proses dan hasil dari mekanisme pembentukan urine (uraian)
19.   kelainan/penyakit yang disebabkanolehhormon
20.   faktor eksternal pertumbuhan dan perkembangan
21.   Data pertumbuhan tanaman kedelai dengan berbagai kadar giberelin, mengiterpretasikan: a. Rumusan masalahnya b. Variabel bebas dan variabel terikat  c. Membuat Kesimpulannya (uraian)
22.   menginterpretasi grafik percobaan tentang pengaruh faktor suhu yang mempengaruhi kerja enzim
23.   menentukan senyawa yang berkaitan dengan fotosintesis
24.   menyebutkan rantai nukleotida
25.   menentukan rantai polipeptida yang terbentuk dari bagan sintesis protein
26.   menentukan RNA duta, RNA transfer, dan rantai asam amino yang terbentuk (uraian)
27.   menentukan fase berdasarkan perbedaan ciri kedua fase meiosis
28.   menghitung berapa  jumlah populasi F2 yang homozigote dominan dari tanaman ercis dengan dua tanda beda
29.   Dari perkawinan silang menentukan: a. Genotip dan fenotip Induk b. Gamet Induk c. Genotip dan Fenotip F1 d. Gamet F1 e. Perbandingan fenotip F2 (uraian)

30.   meramalkan dengan tepat genotip 2 jenis pial ayam  
1.       menghitung dengan tepat nilai pindah silang dari persilangan lalat buah jantan abu-abu sayap panjang heterozigote dengan lalat buah betina hitam sayap pendek melalui penyajian jumlah populasi masing-masing individu
2.       tentang sepasang anak hasil perkawinan dari  laki-laki normal dengan perempuan yang memiliki adik laki-laki penderita Hemofilia, meramalkan genotip anak-anaknya
3.       seorang anak yang menderita  thalasemia, tetapi kedua orang tuanya normal, mengemukakan dengan tepat mengapa anak tersebut menderita thalassemia
4.       merumuskan  dengan tepat 4 genotip individu berdasarkan diagram perkawinan
5.       skema substitusi  pada DNA , menunjukkan  2 mutasi yang terjadi
6.       mengklasifikasikan 2 organ homolog
7.       teori evolusi yang dikemukakan oleh August Weisman
8.       model eksperimen Stanley Miller, peserta didik dapat menyebutkan 3 bagian yang ditunjuk
9.       mengidentifikasi jamur yang berperan dalam pembuatan makanan dan minuman tertentu